Jika hardisk terlalu besar ukurannya, maka kan lebih baik jika anda membuat partisi (membagi hardisk menjadi beberapa bagian/ drive). Ada beberapa keuntungan membagi hardisk menjadi beberapa partisi:
1. Jika drive C terserang virus (asumsi drive C berisi windows), maka file di drive lain masih aman, jika anda format drive C
2. Bisa menginstal beberapa oerating system di dalam hardisk anda tanpa perlu terjadi tumpang tindih file, misalnya: drive C berisi Windows XP, drive D berisi Windows Vista, drive E, bisa berisi Linux, drive F bisa berisi data atau file dokumen lain. Drive lain bisa anda gunakan untuk belajar sistem operasi lain.
3. Dengan membagi partisi menjadi bagian kecil-kecil akan lebih memudahkan anda dalam mencari file di dalam hardisk anda
4. dll
Dalam proses partisi ada beberapa hal yang sering dilakukan secara simultan, yaitu
1. menghapus partisi hardisk
2. memperkecil ukuran partisi hardisk
3. memperbesar ukuran partisi hardisk
4. membuat partisi baru
Catatan: Anda perlu berhati-hati dalam melakukan partisi agar data anda tidak terhapus, dan hardisk anda tetap normal. Anda perlu membackup data (meng-copy) data ke hardisk lain (hardik ekternal) atau copy data (backup) ke kepingan CD agar jika terjadi masalah dalam proses partisi maka anda masih punya backup datanya yang nantinya bisa dikopi ulang ke hardisk jika terjadi gagal partisi. Penyebab gagalnya partisi adalah pembatalan proses partisi yang sedang berlangsung atau jika sedang melakukan partisi tiba-tiba listrik padam.
Berikut ini adalah cara membuat partisi hardisk di windows vista ;